Loading...
Arus Listrik (Materi dan Contoh Soal)
Selamat datang pengunjung blog mathematic.my.id. Pada pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai arus listrik.
Baiklah langsung saja ini dia pembahasan materinya:
Bila dalam suatu pengantar terus menerus terjadi perpindahan muatan listrik (elektron), maka di dalam pengantar itu akan ada arus listrik. Arah arus listrik adalah berlawanan dengan arah gerak elektronnya. Perhatikan gambar arah aliran listrik berikut:

dengan $i$ adalah kuat arus listrik, arah arus listrik berlawanan arah dengan arah elektron (negatif) dan searah dengan arah muatan positif.

Yang dimaksudkan dengan kuat arus adalah jumlah muatan yang menembus penampang suatu pengantar persatuan waktu. Jadi bila sejumlah muatan $Q$ menembus penampang pengantar dalam waktu $t$ maka kuat arus $i$ dirumuskan sebagai:
$$ i=\frac{Q}{t}$$ $Q=$ Jumlah muatan yang mengalir (satuan coulomb).
$t=$ Waktu yang diperlukan (satuan detik).
$i=$ Kuat arus listrik (satuan Ampere).


Bila luas penampang yang dilewati arus sebesar $A$ (satuannya m$^2$), maka rapat arusnya adalah:
$$J=\frac{i}{A}$$ Rapat arus ($J$) didefinisikan sebagai kuat arus persatuan luas penampang, $J$ satuannya ampere/m$^2$.

Contoh Soal:
Suatu kawat pengantar dengan luas penampang 1 cm$^2$, kemudian mengalir muatan sebesar 100 $\mu$ C dalam waktu satu detik. tentukan rapat arusnya.
Jawab:

$Q=100~\mu$ C $=100$ x 10$^{-6}$ C $=10^{-4}$ C.
$A=1$ cm$^2=10^{-4}$ m$^2$
$t=1$ detik.
$\displaystyle i=\frac{Q}{t}=\frac{10^{-4}}{1}=10^{-4}$ ampere.
$\displaystyle J=\frac{i}{A}=\frac{10^{-4}}{10^{-4}}=1$ ampere/m$^2$.


Demikianlah postingan mengenai arus listrik. Sampai jumpa di postingan lainnya dan semoga bermanfaat.