Loading...
Seorang insinyur arsitek yang sedang merancang sebuah bangunan, sibuk menarik garis-garis yang menghubungkan titik yang satu ke titik yang lain, mengukur besar sudut yang digunakan serta menentukan letaknya, menghitung skala perbandingan yang digunakan dan lain sebagainya di atas gambar rancangan bangunan. Gambar rancangan bangunan yang dibuatnya merupakan gabungan dari benda-benda ruang seperti: kubus, balok, prisma, kerucut serta bola. Pada gambar tersebut ada juga bangunan benda-benda datar seperti bujur sangkar, persegi panjang, segitiga, dan lingkaran.
Merancang bangunan merupakan salah satu contoh dari sekian banyak penggunaan geometri dalam kehidupan manusia sehari-hari. Dengan ini juga dapat diketahui bahwa geometri mempelajari letak, ukuran, dan sifat-sifat berbagai bangun.
Berbicara mengenai geometri berarti juga berbicara mengenai ruang dimensi karena setiap benda yang dipelajari dalam geometri memiliki ruang dimensi. Hingga saat ini manusia hanya dapat mengenal dua ruang dimensi yaitu ruang dimensi dua dan ruang dimensi tiga. Ruang dimensi dua ditulis R.2 dibentuk oleh dua sumbu (dikenal sebagai sumbu x dan sumbu y) yang saling tegak lurus. R.2 membentuk bidang datar. Ruang dimensi tiga ditulis R.3 dibentuk oleh tiga sumbu (dikenal sumbu x, sumbu y, dan sumbu z) yang saling tegak lurus. R.3 membentuk ruang.
Dalam materi ruang dimensi tiga akan dipelajari kedudukan titik, garis, dan bidang dalam ruang, cara menggambar benda ruang serta cara menentukan irisan benda ruang dengan bidang datar.
Demikianlah pengantar materi ruang dimensi tiga. Sampai jumpa di postingan lainnya dan semoga bermanfaat.