Loading...
Apa kabar para pembaca semua..
Semoga masih diberikan kesehatan sehingga dapat beraktifitas dan belajar. Baiklah, pada pertemuan ini akan membahas tentang Tekanan Hidrostatis.
Misalkan kita sedang berendam di dalam air, apa yang kita rasakan?, air seolah-olah menekan tubuh kita, tekanan ini semakin besar apabila kita masuk lebih dalam ke kedalaman air. Pernyataan tersebut mengandung pengertian bahwa fluida memberikan tekanan terhadap benda yang berada di dalamnya. Pengertian ini diperluas menjadi tekanan pada fluida tergantung pada ketebalannya atau lebih tepatnya kedalamannya.
Udara atau atmosfer terdiri dari gas-gas yang juga merupakan bentuk dari fluida, maka udara juga akan memiliki tekanan seperti definisi di atas. Tekanan udara kita anggap sama untuk ketinggian tertentu di atas bumi namun untuk ketinggian yang sangat tinggi di atas permukaan bumi besarnya menjadi berbeda. Hal ini dapat dilakukan karena udara kita anggap kerapatannya kecil sehingga untuk titik-titik yang tidak terlalu jauh perbedaan ketinggiannya bisa dianggap sama. Gaya gravitasi menyebabkan zat cair dalam suatu wadah selalu tertarik ke bawah. Makin tinggi zat cair dalam wadah, makin berat zat cair tersebut, sehingga makin besar juga tekanan zat cair pada dasar wadahnya. Besarnya tekanan pada suatu titik di dalam zat cair yang tidak bergerak sebanding dengan kedalaman titik tersebut dan massa jenis zat cair itu. Tekanan yang disebabkan oleh zat cair dalam keadaan diam atau dalam keseimbangan disebut tekanan hidrostatis Tekanan di dalam fluida disebut tekanan hidrostatis (Ph). Tekanan hidrostatis didefinisikan sebagai tekanan zat cair yang hanya disebabkan oleh berat zat cair gaya gravitasi menyebabkan zat cair dalam suatu wadah selalu tertarik ke bawah. Makin tinggi zat cair dalam wadah, maka semakin berat zat cair itu. Sehingga makin besar tekanan yang dikerjakan Perhatikan sebuah bejana berisi air seperti pada gambar berikut.
Untuk menentukan besarnya tekanan hidrostatis pada suatu titik di dasar bak akan berlaku persamaan $\displaystyle P=\frac{F}{A}$. Berat zat cair di dalam wadah (anggap berbentuk balok), $F=m.g$, sedangkan massa zat cair di dalam wadah (balok) $m=\rho .V$, bisa dituliskan $m=\rho .p.l.h$, besarnya tekanan hidrostatis pada dasar bak menjadi: $$P_h=\frac{F}{A}=\frac{\rho .p.l.h.g}{p.l}$$ atau $$P_h=\rho . g.h$$ dimana:
$P_h=$ Tekanan hidrostatis (Pa),
$g=$ Gaya gravitasi (m/s$^2$),
$\rho=$ Massa jenis (kg/m$^3$), dan
$h=$ Ketinggian (m).

Demikianlah penjelasan tentang Tekanan Hidrostatis. Sampai jumpa di postingan lainnya dan semoga bermanfaat.